Libur Sekolah, KAI Divre IV Tanjungkarang Ingatkan Anak-Anak Tidak Beraktivitas di Jalur Rel Kereta Api
by Multivisimedia
Tuesday, 30 June 2026 | 00:01 WIB
5 menit baca
Press ReleaseFoto: Dok. Istimewa
Memasuki masa libur sekolah, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak agar tidak melakukan aktivitas di sekitar jalur rel kereta api.
Manager Humas KAI Divre IV Tanjungkarang, Azhar Zaki Assjari, mengatakan bahwa libur sekolah kerap dimanfaatkan anak-anak untuk bermain di luar rumah. Oleh karena itu, KAI mengingatkan agar rel kereta api tidak dijadikan tempat bermain, berkumpul, berolahraga, berswafoto, maupun aktivitas lainnya yang dapat membahayakan keselamatan.
"Rel kereta api merupakan daerah berbahaya dan hanya diperuntukkan bagi operasional perjalanan kereta api. Kami mengimbau para orang tua untuk memastikan anak-anak tidak bermain maupun beraktivitas di jalur rel demi keselamatan bersama," ujar Zaki.
Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian, jalur rel kereta api merupakan ruang manfaat perkeretaapian yang hanya diperuntukkan bagi operasional kereta api. Setiap aktivitas masyarakat di jalur rel tanpa izin merupakan tindakan yang dilarang dan berpotensi membahayakan keselamatan.
KAI Divre IV Tanjungkarang secara rutin melaksanakan sosialisasi keselamatan di sekolah, permukiman, dan kawasan yang berada di sekitar jalur rel, serta mengoptimalkan patroli oleh petugas keamanan untuk mencegah terjadinya aktivitas masyarakat di area perkeretaapian.
Selain mengawasi anak-anak, KAI juga mengimbau masyarakat agar tidak duduk di rel, berjalan di sepanjang jalur kereta api, meletakkan benda apa pun di atas rel, maupun menerobos perlintasan saat sinyal kereta api sudah berbunyi atau palang pintu mulai menutup.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan perjalanan kereta api. Peran aktif orang tua dan lingkungan sangat penting dalam memberikan edukasi kepada anak-anak agar memahami bahwa rel kereta api bukan tempat bermain," tutup Zaki.